Rabu, 28 Maret 2012

DIRECT & INDIRECT SPEECH


Bilamana reported speech menyatakan kata-kata yang sebenarnya, ini disebut direct speech (kalimat langsung). Kalimat-kalimat tersebut tidak dihubungkan oleh “that” melainkan harus ditandai dengan (tanda baca) koma.
Bilamana reported speech memberikan isi pokok kata-kata yang dipakai oleh si pembicara dan bukan kata-kata yang sebenarnya ini disebut indirect speech (kalimat tidak langsung). Dalam indirect speech kalimat-kalimat itu dihubungkan dengan kata “that”.


Bentuk waktu reporting verb tidak diubah, akan tetapi bentuk waktu reported speech harus diubah berdasarkan atas bentuk waktu reporting verb.
Dua cara perubahan bentuk waktu pada reported speech :


Peraturan I
Kalau reporting verb itu past tense, bentuk waktu kata kerja dalam reported speech itu harus diubah ke dalam salah satu dari empat bentuk past tense.
Direct Speech – Indirect Speech
Simple present – menjadi – Simple past
He said ” The woman comes “ He said that the woman came
Dari contoh di atas dapat disimpulkan perubahan untuk bentuk waktu dari reported speech sebagai berikut :


Direct Speech
Simple present
Present continuous
Present perfect
Present perfect continuous
Simple past
Past continuous
Future
Present
Indirect Speech
Simple past
Past continuous
Past perfect
Past perfect continuous
Past perfect
Past perfect continuous
Past
Past


Kekecualian :
Kalau reported speech berhubungan dengan kebenaran umum atau fakta yang sudah menjadi
kebiasaan, present indefinite atau simple present dalam reported speech tidak diubah ke dalam
bentuk lampau yang sesuai, melainkan tetap persis sebagaimana adanmya, contoh :
Direct Speech – Indirect Speech
He said, “The sun rises in the east” – He said that the sun rises in the east
Dalam reported speech, bila present tense diubah ke dalam past tense dengan peraturan I, kata sifat, kata kerja atau kata keterangan umumnya diubah:


Direct Speech
this = ini
these = ini
come = datang
here = di sini, ke sini
hence = dari sini
hither = ke tempat ini
ago = yang lalu
now = sekarang
today = hari ini
tomorrow = besok
yesterday = kemarin
last night = tadi malam
next week = minggu depan
thus = begini
contoh :
He said, “I will come here”.
Indirect Speech
that = itu
those = itu
go = pergi
there = di sana, ke sana
thence = dari sana
thither = ke tempat itu
before = lebih dahulu
then = pada waktu itu
that day = hari itu
next day = hari berikutnya
the previous day = sehari sebelumnya
the previous night = semalam sebelumnya
the following week = minggu berikutnya
so = begitu
He said that he would go there
 
Akan tetapi kalau this, here, now dan sebagainya menunjukan pada benda, tempat atau waktu ketika berbicara, maka tidak dilakukan perubahan.
Agus said, “This is my pen”. – Agus said that this was his pen
(ketika berbicara pena berada di tangan pembicara)


Contoh Soal & Jawaban
1.    ‘What do you want?’ she asked him.
2.    ‘Are you coming with us?’ he asked me.
3.    He asked, ‘When do you intend to make the payment?’
4.    ‘Do you come from China?’ said the prince to the girl.
5.    The poor man exclaimed, ‘Will none of you help me?’
6.    ‘Which way should I go?’ asked the little girl.
7.    Alladin said to the magician, ‘What have I done to deserve so severe a punishment?’
8.    ‘Don’t you know the way home?’ I said to her.
9.    ‘Do you write a good hand?’ the teacher said to the student.
10.    ‘Have you anything to say on behalf of the accused?’ said the judge finally.



Answers
1.    She asked him what he wanted.
2.    He asked me if I was coming/going with them.
3.    He enquired when I/he/she intended to make the payment.
4.    The prince asked the girl if she came from China.
5.    The poor man exclaimed whether none of them would help him.
6.    The little girl asked which way she should go.
7.    Alladin asked the magician what he had done to deserve so severe a punishment.
8.    I asked her whether she did not know the way home.
9.    The teacher asked the student if he/she wrote a good hand.
10.    The judge finally asked whether he/she had anything to say on behalf of the accused.



Sumber :
·         http://www.englishpractice.com
·         http://grammar.web.id













Selasa, 03 Januari 2012

MEMBAGI ILMU DI DESA BARONANG II


Ini adalah sebuah cerita dimana saya sebagai tenaga pengajar di desa Baronang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Di tempat inilah saya diberikan kesempatan untuk mengabdikan diri saya. Sebelumnya, saya akan mulai menceritakan bagaimana kondisi daerah disana.
·         Letak Geografis
Kabupaten Kapuas terletak di antara 0o8'48" sampai dengan 3o27'00" Lintang Selatan dan 112o2'36" sampai dengan 114o44'00" terletak di Garis Khatulistiwa. Ibukota Kabupaten Kapuas adalah Kuala Kapuas. Kuala sendiri berarti delta. Kuala Kapuas adalah kota yang indah, karena berada pada tepi sungai pada simpang tiga. Ketiga sungai tersebut adalah Sungai Kapuas Murung dengan panjang 66,38 km, Sungai Kapuas dengan panjang 600,00 km dan Daerah Pantai/Pesisir Laut Jawa dengan panjang 189,85 km. Pada malam hari, lampu-lampu dari pemukiman penduduk di tepian sungai yang amat luas (lebar mencapai 2 km) berkerlap-kerlip dipantulkan oleh sungai disertai sapuan angin yang sejuk yang membawa nuansa magis. Batas wilayah Kabupaten Kapuas meliputi:
§  Utara      : Kabupaten Barito Utara, Murung Raya
§  Selatan   : Laut Jawa
§  Barat       : Kabupaten Pulang Pisau, Palangkaraya, dan Gunung Mas
§  Timur      : Kabupaten Barito Selatan dan Provinsi Kalimantan Selatan
·         Suku bangsa
Suku Bangsa yang ada di Kabupaten Kapuas Adalah Suku Dayak Ngaju, Dayak Bakumpai, Dayak Maanyan, Dayak Oot Danum, Suku Melayu Banjar, Suku Jawa serta suku-suku lainnya dalam jumlah kecil. Suku Dayak Ngaju adalah penduduk asli, terdiri atas oloh (orang) Kapuas yang mendiami aliran sungai Kapuas, oloh Kahayan yang mendiami aliran sungai Kahayan dan sekitarnya, oloh Mangkatip/Baradia yang mendiami sungai mangkatip dan sekitarnya. Suku Dayak Ngaju cukup memegang peranan penting dalam pemerintahan di kabupaten Kapuas, banyak pejabat daerah dan tokoh masyarakat berasal dari suku ini. Sedangkan Suku Melayu Banjar adalah suku pendatang dengan jumlah terbesar didaerah ini, umumnya bermukim di daerah aliran sungai Kapuas, Kapuas Murung dan Anjir/Terusan yang berbatasan dengan propinsi Kalimantan Selatan. Suku Melayu Banjar memegang peranan penting dalam perdagangan dan pertanian di Kabupaten Kapuas.
·         Ekonomi
Sektor pertanian dengan komoditi utama padi merupakan salah satu andalan kabupaten yang merupakan lumbung pangan Kalimantan Tengah ini. Tak kurang dari 65 persen produksi beras Kalimantan Tengah dipasok oleh Kabupaten Kapuas. Kabupaten ini memang didukung lahan pertanian seluas 76,80 ribu ha dari potensi lahan 277 ribu ha. Prospek perluasan areal persawahan di daerah ini masih terbuka lebar. Misalnya di Kecamatan Selat, Kapuas Hilir, Kapuas Murung, Pulau Petak, Basarang, Kapuas Barat dan Kecamatan Mantangai. Inilah kawasan yang termasuk dalam program Proyek Lahan Gambut Sejuta Hektar tempo dulu yang kini tengah dibangkitkan lagi. Selain padi, komoditi pertanian lainnya yang cukup potensial adalah usaha perikanan laut, plywood, karet (crumb rubber), sabut kelapa dan anyaman rotan. Belum lagi industri meubeler, hasil kerajinan purun, perahu kayu, karet sirap ulin dan balok ulin. Sektor pertambangan juga cukup menjanjikan. Kabupaten ini kaya akan bahan tambang seperti intan, emas, batubara, mika, kaolin, batu kapur, pasir kuarsa dan gambut.
Rencana Kerja
Di desa ini, saya ditugaskan di sekolah dasar (SD) sebagai tenaga pengajar dalam bidang kesenian. Pada mulanya saya akan menjelaskan dasar pengertian dari seni itu sendiri, kemudian saya akan mencoba mengembagkan kreativitas murid-murid tersebut dengan mengajak mereka untuk menciptakan sebuah hasil karya yang cukup kreativ seperti menggambar, bermain musik, dan bahkan saya ingin mencoba mengajak mereka untuk mengolah berbagai macam bahan-bahan yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan suatu hasil karya yang bermanfaat.
Sebagai guru, saya ingin menjadi guru yang baik dan disenangi muridnya, oleh karena itu saya ingin melakukan pendekatan terhadap murid dan memberikan motivasi yang cukup agar mereka memiliki semangat untuk belajar.
Harapan
Saya berharap agar murid-murid saya memiliki semangat untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya, karena mereka semua pasti memiliki cita-cita yang ingin mereka raih masing-masing  

Kamis, 10 November 2011

Masakan Tradisional


 URAP


Urap adalah masakan yang diketahui oleh banyak orang berasal dari Jawa Tengah. Maka dari itu Urap biasa disebut sebagai salad gaya Jawa, urap menggunakan parutan kelapa yang dicampur dengan bumbu-bumbu sampai kelapa menyerap bumbu tersebut. Tidak jarang dalam masakan urap ditambah cabai yang memberikan sentuhan pedas. Urap lebih mengacu pada kelapa parut yang dimasak dengan rempah-rempah. Sayuran yang menemani urap biasanya pucat (atau sudah direbus terlebih dahulu). Untuk warna yang bagus dan presentasi yang menarik, urap menggunakan sayuran dari semua tekstur dan warna. Sayuran berdaun untuk warna hijau, ketimun dan taoge untuk sentuhanwarna putih, wortel untuk warna oranye.

Jika kelapa dan bumbu dimasak atau dikukus lebih dari 20 menit dan diletakkan di lemari pendingin maka kelapa dan bumbu tersebut dapat bertahan selama kurang-lebih dua hari. Jika tidak seperti itu , lebuh baik urap dikonsumsi pada hari itu juga itu. Disarankan agar tidak mencampur sayuran dan kelapa sebelum disajikan/dikonsumsi.

Bahan yang diperlukan :
-
kacang panjang
- 1 ikat kangkung
- 100 gr tauge
- 50 gr wortel
- 200 gr kelapa parut


Bahan yg dihaluskan:

- kencur secukupnya
- 2 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 cabe merah
- 4 cabe rawit
- 1 sdt gula merah
- Garam secukupnya
- Penyedap Rasa (bila perlu)

Cara membuat:
1. Potong-potong kacang panjang dan wotel
2. Rebus secara bergantian
3. Kukus semua bahan yang dihaluskan atau bisa digoreng dengan sedikit minyak
4. Penyajian bisa langsung dicampur dengan bahan yg sudah direbus
5. Taburkan bumbu kelapa
6. Lebih nikmat bila didampingi dengan nasi hangat.

Nama Kelompok:
- Muhamad Alvin Bahrul Ulum (18211711)
- Herdito Priyandi (13211328)



Rabu, 09 November 2011

Visual Kei

BUDAYA VISUAL KEI DI JEPANG



    
      Visual kei merupakan sebuah gerakan Japanese Rock yang populer pada tahun 1990-an. Visual kei merupakan pergabungan dari visual (bahasa Inggris) & kei (bahasa Jepang) yang memiliki arti “gaya”. Gerakan ini dicirikan dengan band-band yang memakai kostum dramatis & imej visual untuk menarik perhatian dan dapat diibaratkan jika komunitas punk berasal dari London, maka komunitas visual kei berasal dari Jepang. Penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri. Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan gaya potongan rambut yang dramatis, dan memakai kostum yang sangat rumit. Walaupun sebagian besar musisi adalah laki-laki. Anggota band sering bermake up dan memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin. Musik visual kei memiliki ciri berupa nada yang melodic dan syair liriknya yang berisi tentang isu politik sebagai bentuk pemberontakan dari kebijakan kolonialisme pemerintahan Jepang pada masa itu, walaupun terkadang lirik yang disampaikan berupa kesedihan dengan endingnya yang berisi pesan untuk memperjuangkan kehidupan serta cita-cita. Banyak sekali pengamat-pengamat musik dari barat yang sering kali kebingungan dalam membedakan antara band visual kei dengan band gothic karena terkadang penampilannya yang mirip dalam ber make-up dan berpakaian.

Visual Kei Sebagai Identitas Musisi Japanese Rock

    Awalnya Visual Kei hanyalah sebuah komunitas terbuang dari masyarakat pada akhir perang dunia ke-2, dengan berdandan seperti layaknya wanita. Namun pada tahun 1990, visual kei akhirnya mengacu pada sebuah gerakan yang dilakukan oleh para musisi Jepang yang ditandai dengan penggunaan tata rias, gaya rambut yang unik, serta kostum dan aksesoris yang ribet.
    X-Japan merupakan band bergenre heavy metal yang benar-benar mengangkat tren “Visual Kei” hingga menjadi populer yang sampai sekarang diikuti oleh musisi-musisi Japanese rock lainnya. Band-band visual kei yang populer pada tahun 1990-an diantaranya; X-Japan, L`Arc~en~Ciel, Luna Sea, dll.
X Japan
Luna Sea
L`Arc~en~Ciel (era 90-an)




  Ada banyak sekali sub-genre dari visual kei. Masing-masing dari sub-genre tersebut memiliki berbagai macam ciri-ciri baik dari segi penampilan, jenis musik, dan syair liriknya. Beberapa sub-genre tersebut antara lain;

Neo Visual Kei

 Pada tahun 2000-an, visual kei mulai beralih ke era neo visual kei yang muncul dengan inovasi baru. Band-band pada era tersebut kerap mengenakan kostum yang sulit ditiru dan selalu berbeda di setiap penampilannya yang diinspirasikan dari manga dan game RPG. Warna musik mereka pun bermacam-macam, mulai dari musik rock, light rock, metal, dan bahkan pop ballad. Band-band pada era neo visual kei diantaranya; Alice Nine, The Gazette, dll.  
  
Alice Nine
The Gazette














Kotevi Kei

     Kotevi kei merupakan salah satu aspek dari visual kei yang berasal dari Osaka pada pertengahan era 90an. Gaya ini biasanya dikenakan oleh band-band yang masih dijalur indie. Secara visual, kotevi kei ditandai dengan pakaian yang flamboyan, make-up agak terlihat pucat, dan sepatu platform. Musik kotevi kei biasanya bertemakan tentang penderitaan hidup, politik, media massa, dan penganiayaan. Contoh band kotevi kei antara lain; Vidoll, Dir en Grey , dll.    
                 
Vidoll
                                                        
Dir en Grey


Oshare Kei

     Bagi yang menyukai musik jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan genre ini. Oshare kei atau yang biasa kita sebut Harajuku style merupakan genre yang paling dikenal diantara genre visual kei yang lain karena gayanya yang fashionable & stylish. Musiknya pun memiliki kesan yang ceria & energik berbeda dengan genre visual kei lainnya yang memiliki kesan suram & pemberontakan. Beberapa band yang bergenre oshare kei yaitu; An Cafe, SuG, dll
SuG
An Cafe





 Eroguro Kei

Guruguru Eigakan
Eroguro Nama itu diciptakan dengan menggabungkan kata-kata bahasa Inggris "erotis" (erotis) dan "aneh" (aneh). Gerakan ini datang eroguro Kei eroguro, yang awalnya muncul pada tahun 1860. Liriknya pun fokus pada erotisme, korupsi dan dekadensi seksual dalam representasi seksualitas, menggunakan humor sadis dan horor mengejutkan. Para penulis cerita-cerita ini penuh dengan fantasi seksual seorang yang aneh. Gaya ini sangat ditekan selama Perang Dunia Kedua, tetapi tidak padam, berkembang di masa pasca perang melalui manga, bioskop dan akhirnya, dalam musik. Contoh band yang bergenre eroguro yaitu; MUCC, Guruguru Eigakan, dll


Angura Kei

Angura Kei (Underground Style) diambil dari kata “Andaruguraundo” yaitu pelafalan orang Jepang untuk menyebut Underground. Dari Kenyataan diatas musik Angura Kei sangat diperngaruhi oleh Enka yang bisa didefinisikan sebagai Pop tradisional Jepang. Angura Kei tidak sepenuhnya meng-copy musik Enka, angura kei menggabungkan musik enka dengan musik modern dan sering band Angura Kei juga mengikutsertakan permainan instrumen tradisional Jepang seperti Shamisen, musik Angura Kei sendiri condong ke arah Rock dan heavy metal yang saat itu bukan genre yang lazim didengar, ini cocok dengan asal kata "Angura" yaitu "underground" yang dalam pelafalan jepang menjadi “andaaguraundo” dan disingkat menjadi “Angura”. Segi lirik dan tema juga merupakan perbedaan terbesar antara Angura Kei dan Enka, dimana Enka lebih menekankan kepada hubungan percintaan dan romantisme, Angura Kei justru sebaliknya misalnya band Inugami Circus-Dan mengambil Tema perpisahan tragis, mayat, perkosaan, kekerasan dalam cinta, serta kemerosotan moral dalam masyarakat, uniknya kadang mereka pula memasukkan tema religius agama Budha. Contoh beberapa band Angura kei : Kagrra, Inugami Circus, dll
Kagrra
Inugami Circus
















Renaissance Kei

Renaissance kei memiliki ciri-ciri dengan menggunakan kostum ala Eropa pada abad pertengahan. Biasanya, jenis aliran musik band-band yang mengenakan style ini yaitu, neoclassical metal & symphonic metal  Contoh bandnya : Versailles, Malice Mizer, dll
Malice Mizer
Versailles
                       







Nama   : Herdito Priyandi
NPM    : 13211328
Kls       : 1ea25